Tubagus Arief Z-Surosowan art doc

Home » Tafsir Ibnu Abbas ra., ayahnya Nabi Ibrohim ‘Alaihissalam ialah Tarrikh bukan Azar

Tafsir Ibnu Abbas ra., ayahnya Nabi Ibrohim ‘Alaihissalam ialah Tarrikh bukan Azar

Alloh SWT., mengutus Nabi Ibrohim ‘as., kepada kaumnya. Maka Nabi Ibrohim ‘as., mengajak umatnya beribadah kepada ALLOH SWT., serta agar meninggalkan penyembahan berhala atau patung.

situs Nabi Ibrohim

situs Nabi Ibrohim

Padahal mereka sendiri yang membuat dan memahat patung tersebut.

Mereka juga meminta petunjuk kepada patung tersebut dalam berbagai kebutuhan hidup dan dalam masalah yang menyangkut keimanan mereka.

Tetapi ternyata mereka menolak ajakan tersebut, bahkan mereka menghina Nabi Ibrohim.

Menurut tafsir Ibnu Abbas ra., ayahnya Nabi Ibrohim ‘as., adalah Tarrikh, bukan Azar. 

Dan Tarrikh ini juga menyembah ALLOH SWT. Azar adalah pamannya

mengenai hal itu telah dijelaskan oleh para Muhadditsin Ahlussunnah waljamaah bahwa ayah Ibrahim bukanlah Azaar, sebagaimana yg dijelaskan dalam Alqur’an, itu adalah ayah angkatnya yg dalam keadaan kafir dan musyrik, demikian dijelaskan oleh Imam Fakhrurrozi rahimahullah, demikian makna ayat : “Dia Yang Maha melihatmu ketika engkau beribadah, dan bolak balikmu diantara hamba yg bersujud” (QS Asyuara 218-219) Imam Ibn Abbas ra berpendapat bahwa makna ayat diatas adalah turun temurunnya engkau di tubuh ayah ayahhmu yg kesemuanya hamba yg bersujud, Taqallubaka ditafsirkan sebagai terbolak balikmu maksudnya diantara ayah ke ibu, ke putra, lalu ke istrinya, lalu ke putra, lalu ke istrinya, dan kesemuanya mereka adalah hamba hamba Nya yg bersujud, yaitu bukan musyrikin.

diriwayatkan oleh Ibn Mundzir dg sanad shahih dari Jarikh pada firman Allah swt : “ketika Ibrahim berkata pada ayahnya azar (QS Al An’am 74) bahwa azar bukan ayahnya, namun pamannya, bahwa Ibrahim adalah putra Tairukh

demikian pula diriwayatkan oleh Ibn Hatim dg sanad shahih bahwa ayah Ibrahim adalah bernama Tariikh, dan azar adalah pamannya, dan bahasa arab sering menggunakan ayah untuk paman yg mengasuh.

dan Ibn Abbasa ra pun berpendapat bahwa ayah Ibrahim as bukanlah Azar tapi Taariikh (Durrulmantsur Imam Assuyuthi juz 3 hal 300).

sebagaimana Nabi Ya’qub as ketika berkata kepada anak anaknya : apa yg akan kalian sembah bila aku wafat?, mereka berkata : kami menyembah tuhanmu dan tuhan ayahmu Ibrahim dan Ismail (QS Albawarah 133), dikatakan dalam ayat itu Ismail adalah ayah Ya’qub padahal Ismail adalah pamannya.

dan masih lagi banyak riwayat Imam Ibn Hajar, Imam Baihaqi dll yg berpendapat seperti ini.

Sumber Habib Munzir Al Musawwa

http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/28/ayah-nabi-ibrahim/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: